KADO UNTUK PAHLAWAN PEMBERDAYA PEMUDA BANGSA
MAKNA DAN SOSOK PAHLAWAN
Berbicara mengenai pahlawan, banyak dari kita akan menjawab jika pahlawan adalah para pejuang terdahulu. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) sendiri, pahlawan dimaknai sebagai orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, pejuang yang gagah berani. Dari penjelasan diatas dapat diketahui bahwa pahlawan bukan hanya para pejuang terdahulu, namun pahlawan adalah orang-orang yang berjuang dan berkorban membela kebenaran di masa lampau, masa kini, dan masa yang akan datang.
Berbicara mengenai pahlawan masa kini, penulis terenyuh kepada sosok perempuan inspiratif bernama Safhira Alfarisi. Mungkin namanya tidak terlalu terdengar banyak orang karena tujuan hidup Safhira memang tidak untuk dikenal khayalak ramai, tujuan hidupnya adalah “pemberdayaan”.
Cita-cita Safhira adalah memberdayakan orang lain.
Tujuan mulia itu berawal ketika Safhira ingin melanjutkan pendidikan ke
perguruan tinggi namun terhalang oleh biaya. Ayah Safhira hanya seorang tukang
bangunan dan ibunya seorang ibu rumah tangga yang berjuang mengurus ketujuh
anaknya. Rasanya mustahil jika Safhira melanjutkan pendidikan ke perguruan
tinggi.
Hingga suatu hari di sebuah masjid, Shafira
memanjatkan do’a kepada sang maha kuasa, air matanya pun bercucuran. Dari kejauhan
terdapat seorang ibu yang memperhatikan Safhira kemudian ibu tersebut
menghampiri Safhira dan bertanya apa yang sedang ia alami, Safhira pun
bercerita jika ia ingin menempuh bangku perkuliahan namun terhalang oleh biaya.
Tak disangka ibu tersebut berkenan membiayai Safhira untuk berkuliah dan
memberinya biaya hidup.
Sejak saat itu Safhira bertekad bahwa ia tidak mau
sekedar kuliah, punya indeks prestasi bagus, lulus cumlaude, lalu dapat kerja.
Shafira merasa, jika ia sudah dibantu, maka ia harus berbuat untuk membantu
pendidikan.
ALASAN LAYAK DISEBUT PAHLAWAN
Safhira Alfarisi adalah perempuan berusia 23 tahun,
di usianya yang masih muda ia telah mendirikan beberapa yayasan dan organisasi
“pemberdayaan” diantaranya adalah Beasiswa 10000 dan Duta Inspirasi Indonesia.
Mahasiswi lulusan sekolah vokasi IPB tersebut mengawali perjalanannya dengan mendirikan sebuah yayasan Beasiswa 10000 di tahun 2018 bersama teman-temanya. Yayasan tersebut dibentuk dan dikelola oleh anak-anak muda indonesia secara sukarela dengan niat untuk memberikan kontribusi dan kebermanfaatan seluas-luasnya di bidang pendidikan dan mendukung SDGs point 4 yaitu membangun dan meningkatkan fasilitas pendidikan.
Safhira bercerita jika ia membangun yayasan ini dengan modal 0 rupiah, selanjutnya ia dan teman-temanya mengumpulkan dan menyalurkan bantuan dana senilai lebih dari 1,1 Miliar rupiah untuk 9000 lebih penerima beasiswa pada tahun pertama pendirian yayasan. Safhira menjelaskan dana tersebut diperoleh dari usaha kreatif, pengadaan event, penjualan merchandise, seminar, dll. Selanjutnya dana tersebut mereka salurkan dalam bentuk beasiswa kurang mampu, pengabdian masyarakat, international youth summit, bantuan sosial, dll.
Di usia yayasan Beasiswa 10000 yang keempat tahun, Safhira menjelaskan jika jumlah beasiswa yang dikumpulkan dan disalurkan sudah sangat jauh lebih dari itu. Safhira Percaya hal ini dapat ia dan teman-temannya lakukan karena do’a dan kerja keras anak-anak muda berhati mulia yang didalamnya mempunyai niat tulus untuk berkontribusi kepada bangsa. Safhira mengungkapkan ia dan teman-temannya tidak digaji sama sekali, lebih tepatnya mereka tidak mau digaji padahal sebenarnya mereka punya hak atas itu. Namun atas komitmen bersama, semuanya sepakat untuk memberikan seluruh donasi untuk bidang pemberdayaan pemuda, pendidikan dan aktivitas sosial. Sungguh sangat mulia hati Safhira dan teman-temannya.
Selain mendirikan yayasan Beasiswa 10000 tersebut, perempuan penerima penghargaan Mahasiswa Beprestasi 1 Nasional dan Terinspiratif Kemristekdikti juga mendirikan organisasi pemberdayaan bernama “Duta Inspirasi Indonesia”. Organisasi ini didirikan Safhira pada tanggal 21 April 2021.
Duta Inspirasi Indonesia adalah perwakilan 68 pemuda
dan pemudi inspiratif yang berasal dari seluruh provinsi di Indonesia.
Organisasi Ini didukung oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga. Safhira
menjelaskan Duta Inspirasi Indonesia lebih dari sekedar organisasi kepemudaan,
Duta Inspirasi Indonesia adalah wadah terbaik untuk “Bekerja sama, Berkarya dan
Berkontribusi” secara tulus guna memberikan dampak positif di bidang pemberdayaan
dan pengembangan pemuda.
Dengan slogan “3 bulan mengabdi, selamanya
menginspirasi”. Para Duta Inspirasi Indonesia memberikan dampak nyata dalam
mengelola lima divisi di dalam organisasi tersebut yaitu Tiktok, Youtube,
Linkedin and Library, Millenials Menginspirasi dan Podcast yang semuanya berisi
informasi dan konten tentang pemberdayaan pemuda.
Dimulai dari tanggal didirikannya Duta Inspirasi
Indonesia hingga saat ini, Duta Inspirasi Indonesia telah sampai pada batch5. Di
dalam Duta Inspirasi Indonesia para pemuda pemudi perwakilian tiap provinisi
berkumpul dan saling bertukar fikiran untuk menciptakan rantai-rantai kebaikan.
Mereka bekerja keras dan bekerja cerdas untuk menebar manfaaat kepada orang-orang
dan para pemuda di sekitar mereka.
Dalam menjalankan organisasi ini, lagi-lagi Safhira
dan teman-temannya tidak mau dibayar. Safhira lebih memilih dana yang ia
dapatkan untuk disalurkan guna keperluan program Duta Inspirasi Indonesia. Safhira
merasa bahwa ia mendirikan dan menjalankan organisasi ini bukan untuk uang, Ia
hanya ingin agar organisasi ini bermanfaat buat banyak orang. Ia bahagia disaat
dirinya bisa berdampak untuk orang lain, bisa melihat orang lain mengetahi “value” dirinya dan lebih berkembang
karena organisasi yang Safhira wadahi.
Penulis pun ingin memberi semangat, rasa kagum dan
perasaan hormat kepada Shafira Alfarisi. Itulah hal Super yang ingin penulis
berikan.
Penulis juga ingin memberikan bunga dan bingkisan spesial
dari Aplikasi Super untuk perempuan inspiratif masa kini, Safhira Alfarisi.

.jpeg)
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar